Advertisement
Chairul Akbar (5 tahun), pemenang seni festival silat di Korea memperagakan 100 jurus dalam 3 menit dalam pembukaan kejurnas pencak silat (persinas asad) di GOR Manahan, Solo, Kamis (24/2). Kejurnas pencak silat 2010 mengambil tema “Melalui kejurnaspersinas asad 2010 kita lestarikan pencak silat sebagai budaya nasional dan kita tingkatkan kualitas atlet menuju prestasi nasional dan internasional.
Sebanyak 370 pesilat dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan Kejurnas pencak silat Persinas Asad yang digelar di GOR Manahan, Solo, Rabu-Minggu (24-28/2). Selama lima hari kejuaraan tersebut mereka memperebutkan setidaknya 13 medali emas yang terbagi atas 10 kelas tanding dan tiga kelas seni jurus.
"Target kami 400 pesilat, tapi saat-saat terakhir pendaftaran pengda Persinas Maluku dan Maluku Utara urung mengirimkan atletnya dengan alasan tidak jelas. Jadi total ada 31 pengda yang ambil bagian," kata Ketua Panitia, Sutiyono Suara Merdeka CyberNews, Kamis (25/2).
Ketua Umum PB Persinas Asad, Agus Susarso mengatakan agar para pesilat yang bertanding dapat menjunjung tinggi nilai-nilai solidaritas. Diharapkan even yang ketiga kalinya dilaksanakan ini dapat sebagai ajang silaturahim di antara pengda-pengda Persinas se Indonesia.
Di sisi lain, Jateng sendiri menargetkan juara umum pada even ini. Pada kejurnas pertama tahun 2005, gelar juara umum disabet kontingen Jatim. Sedangkan raihan gelar juara pada even kedua tahun 2007 didominasi tim Sulawesi Tengah.
Hingga Kamis (25/2) siang ini, pihak panitia masih menggelar babak penyisihan di semua kelas. "Perolehan medali terbanyak baru bisa diketahui pada Sabtu (27/2) saat kami menggelar babak final," tandas Sutiyono.
(Gading Persada/gusti_an)
blogldii.wordpress.com
blogldii.wordpress.com